Home / Artikel / Global / Wakaf: Solusi dari Umat untuk Umat

Wakaf: Solusi dari Umat untuk Umat

by Muhajir Arif Rahmani Selasa, 28 Aug 2018 16:20 597 - Global

bg-reg

SUDAH 13 Tahun lamanya Aksi Cepat Tanggap / ACT berkiprah di ranah kemanusiaan. Sudah tak terhitung lagi berapa kali Tim ACT beraksi membersamai ‘kaum papa’, membantu mereka yang terpapar bencana alam, bencana kemanusiaan, bencana sosial dan masyarakat dhuafa (pra-sejahtera).

Sudah banyak pula fasilitas dan sarana yang dibangun ACT, baik itu bangunan permanen, maupun semi permanen. Seperti pembangunan Integreted Community Shelter (ICS), MCK, sumur bor, sekolah, masjid, musala (meunasah), jembatan dan fasilitas publik lainnya.

Tidak hanya membangun fasilitas publik saja, ACT juga mampu memberdayakan masyarakat yang tertimpa kemalangan, sehingga mereka bisa kembali berdaya mengarungi masa depannya, yang kemudian mereka mampu bangkit dari keterpurukan. Seperti misalnya program-program ekonomi untuk korban bencana, pemberdayaan dalam Program Lumbung Ternak Masyarakat (LTM), Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) dan pemberdayaan lainnya.

Aksi Tim ACT  tersebut merupakan bagian dari implementasi jangka panjang ACT  dalam  Program Global Wakaf yang diimplementasikan di berbagai pelosok tepian negeri Indonesia, bahkan di mancanegara. Hingga saat ini manfaat dari pembangunan dan pemberdayaan tersebut sangat dirasakan masyarakat penerima manfaat.  

Selain itu, Tim Global Wakaf-ACT mampu menjembatani para pewakif (donatur) dalam menjalankan ibadah sosial berwakafnya.

Berwakaf memang menjadi puncak ibadah sosial dalam ajaran Islam, setelah bersedekah, berzakat dan berinfak. Kenapa seperti itu? Karena wakaf mempunyai nilai manfaat yang besar terhadap masyarakat umum atau umat, pahalanya akan terus mengalir selama wakafnya terus bermanfaat untuk umat.

Global Wakaf dan kemaslahatan umat     

Secara etimologi (bahasa) wakaf berasal dari kata waqafa-yaqifu-waqfan yang mempunyai arti menghentikan atau menahan. Secara epistimologi (istilah) ada beragam pengertian dari para pakar. Menurut Kompilasi Hukum Islam, Pengertian Wakaf merupakan perbuatan hukum seseorang atau kelompok orang atau badan hukum yang memisahkan sebagian dari benda miliknya dan melembagakannya untuk selama-lamanya guna kepentingan ibadah atau keperluan umum lainnya sesuai dengan ajaran Islam.

Sedangkan dalam undang-undang No. 41 Tahun 2004 mengenai wakaf, pengertian wakaf adalah perbuatan hukum wakif (pihak yang mewakafkan harta benda miliknya) untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan atau kesejahteraan umum menurut syariah.

Wakaf dan instrumen lainnya seperti zakat, Infak dan sedekahnya, sejak zaman Rasulullah SAW memimpin dikelola dengan baik yang kemudian dilanjutkan di zaman para  sahabat penerusnya yaitu:  Abu  Bakar,  Umar bin Khatab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib, sehingga  pengelolaan wakaf menjadi produktif untuk umat.

Pengelolaan wakaf, zakat, infak dan sedekah  terus mengalami perkembangan yang cukup pesat hingga saat ini, dikelola dengan profesional dalam naungan lembaga. Instumen wakaf ini menjadi sangat berkah manfaatnya menjadi sangat luas, sehingga menjadi kekuatan umat yang dahsyat. 

Sejarah mencatat bahwa wakaf merupakan energi penggerak peradaban. Wakaf mampu mengalirkan dan mengekalkan manfaat harta dan mengubahnya menjadi berbagai aset yang produktif dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, bahkan ketahanan negara.

Di bidang pendidikan, wakaf telah melahirkan ribuan ulama besar. Imam Ghazali adalah salah satu ulama yang lahir dari pendayagunaan dana wakaf. Contoh lain adalah Al-Azhar Kairo, yang menjadi wakaf paling fenomenal dalam sejarah Islam pasca tabi’uuttabi’in hingga sekarang. Institusi pendidikan ini telah lebih dari 1.000 tahun konsisten mengembangkan pendidikan yang semua sarana dan prasarananya berasal dari wakaf.

Begitu besar dan sentral peran wakaf dalam membangun peradaban Islam. Ia tidak hanya mengalirkan manfaat tapi juga menyebarluaskan rasa keadilan untuk kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Dalam tataran individu, wakaf mengajarkan kita menjadi sosok bermanfaat yang mampu menjadi solusi bagi umat. Wakaf akan memacu kita berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat). Dengan fastabiqul khairat, Islam akan kembali dapat membangun peradaban terbaik di muka bumi ini, Insya Allah.

Global Wakaf pun berikhtiar untuk meneruskan estafet kemanfaatan wakaf dari umat untuk umat ini. Tim Global Wakaf pun melayani, mengelola berbagai jenis wakaf dari para pewakif diantaranya:  Wakaf Uang, Wakaf Pangan, Wakaf Air, Wakaf Sawah, Wakaf Pendidikan, Wakaf Kesehatan, Wakaf Ekonomi, Wakaf Ritel, Wakaf Properti, Wakaf Surat Berharga, Wakaf Ternak, Wakaf Infrastruktur, Wakaf Ritel, Wakaf Properti, Wakaf Surat Berharga, Wakaf Ternak, Wakaf Infrastruktur dan wakaf lainnya.

Wakaf tidak hanya identik dengan wakaf masjid atau wakaf kuburan saja, yang mungkin mindset tersebut masih ada dikalangan masyarakat muslim di Indonesia. Maka Global Wakaf tak pernah berhenti terus mengedukasi masyarakat muslim, tetang urgensi berwakaf, variatifnya jenis wakaf dan manfaat wakaf untuk peradaban umat.[]      

     

 





0 Comment




Welcome to the community

Selamat Datang di ACT Forum
  65
  08/01/2018

Top Member

Achmad Rizal

2
Muhajir Arif Rahmani

2
Eka Zairina Aly

1

NEWSLETTER