Home / Artikel / Nasional / Pengentasan Rawan Pangan ala ACT

Pengentasan Rawan Pangan ala ACT

by Muhajir Arif Rahmani Kamis, 18 Oct 2018 11:15 199 - Nasional

SEBAGAI kebutuhan dasar dan hak asasi manusia, pangan mempunyai arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa. Ketersediaan pangan disuatu negara yang tidak mencukupi dibandingkan kebutuhannya dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi, yang bisa menyebabkan kerawanan pangan (kemiskinan).

Kemiskinan inilah penyebab utama dari kelaparan yang ada di Indonesia. Kelaparan merupakan bencana terburuk yang melanda kehidupan manusia. Jutaan manusia telah menjadi korban akibat ketiadaan pangan. Selain berdampak pada kematian, kelaparan juga berdampak pada menurunnya kualitas SDM terdampak.

Indonesia sebenarnya merupakan negara kaya akan sumber pangan, mulai dari daratan hingga lautan. Harusnya dengan kekayaan alam tersebut rakyat Indonesia tidak merasakan kemiskinan.  Namun faktanya menurut catatan FAO, ada sekitar 19,4 juta penduduk Indonesia mengalami kekurangan pangan.  Data ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan yang terparah adalah di Papua, Nusa Tenggara Timur/NTT dan Maluku.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik/BPS jumlah penduduk miskin di Indonesia pada 2014 mencapai 27.727.780 jiwa. Sedangkan pada 2015  mencapai 28.513.570 jiwa.  Jumlah penduduk miskin di Indonesia bertambah dari tahun 2014 -2015 sebanyak 785.790 jiwa.

Sedangkan 10 provinsi dengan pendudukan miskin terbanyak adalah: Jawa Timur (4,77 juta orang), Jawa Tengah (4,5 juta orang), Jawa Barat (4,48 juta orang), Sumatera Utara (1,5 juta orang), Nusa Tenggara Timur (1,16 juta orang), Sumatera Selatan (1,11 juta orang), Lampung (1,1 juta orang), Papua (898.210 orang), Sulawesi Selatan (864.510 orang), dan Aceh (859.410 orang).

Melihat data jumlah penduduk miskin dari BPS yang dipaparkan diatas, Aksi Cepat Tanggap/ACT melalui Program Sedekah Pangan untuk Negeri, mencoba membantu Program Pemerintah untuk mengentaskan kerawanan pangan (kemiskinan) di daerah yang sudah terindikasi rawan pangan.             

Melalui Program ini, ACT akan terus mengedukasi masyarakat baik individu, kelompok, korporat, maupun elemen lainnya, untuk bersinergi bersama menyelamatkan masyarakat yang terindikasi rawan pangan dari bahaya kelaparan dengan program-program turunannya, yaitu program pemberian makanan kepada masyarakat rawan pangan. Donasi program sedekah pangan ini terdiri dari:

Paket Reguler,  yaitu donasi minimal Rp 50.000,- untuk diimplementasikan pada program sedekah pangan.  Implementasi ini bisa perseorangan, keluarga, maupun masyarakat, disesuaikan dengan besar donasi.  Turunan program ini adalah:  Bengkel Gizi Terpadu (untuk intervensi gizi anak penderita gizi buruk/kurang). Dapur Sosial (pembagian pangan kepada masyarakat miskin seperti tukang becak, tukang sapu jalan, tenaga kerja informal dan yang lainnnya). Paket Pangan Keluarga (pembagian pangan untuk kebutuhan 1 keluarga miskin rawan pangan). Paket terakhir ini berupa donasi minimal sebesar Rp 250.000,- untuk kebutuhan pangan keluarga selama waktu tertentu. Turunan program ini adalah Keluarga Bantu Keluarga, yaitu satu keluarga mampu menanggung keluarga miskin rawan pangan.

Program selanjutnya adalah Program Ketahanan Pangan Masyarakat, yaitu donasi minimal Rp 25.000.000 untuk membantu 100 paket pangan keluarga (masyarakat).  Selain dari kontribusi perseorangan dan keluarga, diharapkan program ini mendapat dukungan dari institusi atau korporat, sehingga manfaatnya akan semakin luas.

Yang terakhir adalah Food Truck, merupakan bentuk Program Mobile Dapur Sosial, yaitu layanan makanan gratis bagi masyarakat rawan pangan, seperti pekerja serabutan, buruh, tukang sapu jalan, tukang becak dan lain-lain. Layanan ini akan bergerak menyasar masyarakat rawan pangan sehingga mampu meringankan beban masyarakat miskin rawan pangan. Kapasitas Food Truck ini mampu menghasilkan sebanyak  1.000 porsi/hari.  Untuk memperluas jangkauan distribusi, armada ini dilengkapi dengan motor distribusi.

Ada empat tujuan dari Program Sedekah Pangan untuk Negeri ini:  Pertama, menyelamatkan kehidupan masyarakat terdampak kelaparan di Indonesia. Kedua, menyediakan ketersediaan pangan bagi  masyarakat rawan pangan.Ketiga, memperbaiki kualitas gizi dan makanan masyarakat rawan pangan. Keempat, menggugah kepedulian masyarakat untuk peduli dengan nasib masyarakat rawan pangan. Dengan didasari empat tujuan itulah, Program Sedekah Pangan untuk Negeri, berjalan saat ini. []





0 Comment




Welcome to the community

Selamat Datang di ACT Forum
  74
  08/01/2018

Top Member

Muhajir Arif Rahmani

2
Achmad Rizal

2
Eka Zairina Aly

1

NEWSLETTER